Bea Cukai Tunjukkan Kinerja Cemerlang, Sejalan dengan Ekspektasi DPR

Bea Cukai Catat Rekam Jejak Gemilang, Sesuai Harapan Wakil Rakyat

Kinerja Bea Cukai Lampaui Target, Sumbang Penerimaan Negara Rp286,2 Triliun

Jakarta – Realisasi penerimaan negara melalui Bea Cukai pada tahun lalu mencapai Rp286,2 triliun, melampaui target sebesar 95,4%. Hal ini menunjukkan kinerja yang konsisten dari instansi tersebut dalam menyumbang pendapatan negara, bahkan di tengah tantangan ekonomi global.

Selama dua tahun terakhir, penerimaan kepabeanan dan cukai bahkan melampaui target. Pada 2021, pendapatan tersebut mencapai Rp269 triliun atau 125,1% dari target, sementara pada 2022 mencapai Rp317,8 triliun atau 106,3% dari target.

Untuk mengoptimalkan penerimaan negara, Bea Cukai berencana mengevaluasi layanan di Bandara Soekarno Hatta, khususnya terkait perhitungan bea masuk melalui sistem penilaian mandiri (self-assessment). Sistem ini, yang diterapkan sejak September 2023, mengharuskan kerja sama dari masyarakat karena harga barang ditentukan oleh pemiliknya. Namun, jika harga yang dideklarasikan terlalu rendah (under value), pemilik barang dapat dikenakan denda 1.000 persen.

Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahardiansyah, mengapresiasi kinerja Bea Cukai dalam pengelolaan penerimaan negara. Ia juga menekankan peran krusial Bea Cukai dalam mengantisipasi masuknya narkoba ke Indonesia dan mengawasi perkembangan informasi kesehatan global.

Selain menggenjot penerimaan negara, Trubus menyarankan Bea Cukai untuk turut berperan dalam menarik investasi dari luar negeri dan mengoptimalkan penggunaan sistem digital dalam layanannya. “Kita harus mencontoh Singapura yang sudah menerapkan sistem digital untuk meminimalisir oknum,” ujarnya.

Baca Juga

Bagikan:

Arga Eryzal Pradinata

Just an Tech Enthusiast :)