Kemenkeu Tingkatkan Manajemen Aset untuk Optimalisasi Kinerja

**Kementerian Keuangan Optimalkan Pengelolaan Aset, Tingkatkan Kinerja Negara**

Pemerintah Perbarui Ekosistem Ketenagakerjaan untuk Jamin SDM Berkualitas

Kementerian Ketenagakerjaan telah merilis tiga kebijakan strategis untuk meningkatkan ekosistem ketenagakerjaan, termasuk bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini bertujuan untuk mempercepat peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) unggulan di era bonus demografi dan Revolusi Industri 4.0.

Tiga kebijakan tersebut meliputi:

* Ekosistem Ketenagakerjaan Kondusif yang akan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi pengusaha dan pekerja, dengan langkah awal merevisi regulasi ketenagakerjaan.
* Peningkatan Perlindungan Pekerja melalui program Jaminan Kesejahteraan Pekerja (JKP) yang akan memberikan jaminan sosial tambahan bagi pekerja, termasuk ASN.
* Penciptaan Lapangan Kerja dan Fleksibilitas Pasar Kerja untuk menyediakan lebih banyak lapangan kerja dan pasar kerja yang lebih efisien.

Kebijakan ini diharapkan dapat membantu pengembangan ASN yang unggul dan siap bersaing di era Industri 4.0.

Peningkatan Sarana dan Prasarana untuk ASN

Setjen Kemenkeu menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan Sarana dan Prasarana (Sarpras) bagi ASN untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang kondusif. Hal ini sejalan dengan Rencana Strategis Setjen Kemenkeu 2020-2024.

Untuk mengatasi permasalahan dalam pengelolaan Sarpras, Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan mengembangkan Model Penguatan Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang komprehensif. Model ini mencakup manajemen risiko yang kuat dan empat pilar sumber daya aparatur: Organisasi, Bisnis Proses, SDM, dan Teknologi.

Model ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan BMN, termasuk gedung kantor dan hunian pegawai Kemenkeu, guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan fungsi ASN.

Baca Juga

Bagikan:

Arga Eryzal Pradinata

Just an Tech Enthusiast :)