Kenali Teknologi SSD NVMe: Solusi Terbaik untuk Masalah Kecepatan Komputer

ssd nvme m.2

Solid-state drive (SSD) adalah perangkat penyimpanan data yang digunakan pada sistem komputer modern dan menawarkan kecepatan dan daya tahan yang lebih baik dibandingkan dengan hard disk drive (HDD) tradisional.

Teknologi SSD terbaru yang semakin populer adalah NVMe (Non-Volatile Memory Express). NVMe semakin populer dalam beberapa tahun terakhir dan menjadi pilihan banyak pengguna yang ingin meng-upgrade sistem mereka.

Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu NVMe dan bagaimana teknologi ini berbeda dari teknologi SSD lainnya. Kami juga akan membahas bagaimana penggunaan NVMe dapat meningkatkan kinerja sistem Anda secara signifikan.

Dengan memahami perbedaan antara NVMe dan teknologi SSD lainnya, Anda akan dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam memilih perangkat penyimpanan yang tepat untuk kebutuhan Anda.

Apa itu NVMe?

NVMe merupakan teknologi terbaru yang digunakan untuk menghubungkan perangkat penyimpanan berbasis flash ke dalam komputer Anda.

Teknologi ini diciptakan untuk menggantikan protokol transfer data SATA atau AHCI yang sebelumnya digunakan pada perangkat penyimpanan, namun tidak sepenuhnya dioptimalkan untuk SSD.

Dengan menggunakan NVMe, perangkat penyimpanan seperti SSD dapat terhubung ke dalam motherboard Anda dengan cara yang lebih cepat dan efisien.

NVMe semakin populer dalam beberapa waktu terakhir dan menjadi pilihan banyak orang dalam menggunakan perangkat penyimpanan SSD mereka.

Latar Belakang dan Perkembangan SSD NVMe

latarr belakang ssd nvme

Tak bisa dipungkiri, teknologi semakin berkembang pesat, dan kebutuhan akan penyimpanan data yang lebih cepat dan efisien semakin meningkat.

SSD yang merupakan salah satu jenis penyimpanan data paling populer, karena kecepatan transfer data yang lebih tinggi dan keandalannya yang lebih baik dibandingkan dengan hard drive tradisional, tetapi SSD SATA dan AHCI memiliki kecepatan transfer data yang terbatas dan tidak memanfaatkan sepenuhnya kemampuan PCIe.

Nah, untuk mengatasi keterbatasan tersebut, diperkenalkan teknologi baru dalam penyimpanan data yang disebut NVMe.

NVMe (Non-Volatile Memory Express) adalah teknologi yang dikembangkan pada tahun 2011 oleh kelompok kerja industri yang terdiri dari perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka seperti Intel, Samsung, Dell, dan beberapa perusahaan lainnya. Teknologi ini memanfaatkan arsitektur PCIe yang lebih cepat dan lebih efisien sehingga dapat meningkatkan kecepatan transfer data hingga 32 Gbps.

NVMe didesain untuk mempercepat kinerja penyimpanan data pada sistem dengan mengurangi waktu akses data dan waktu tunggu yang terjadi pada SSD SATA dan AHCI.

Dengan menggunakan NVMe, pengguna bisa mempercepat waktu booting sistem, membuka aplikasi lebih cepat, menjalankan aplikasi berat dengan lebih lancar, dan memproses data yang lebih besar dengan lebih efisien.

Selain itu, NVMe juga lebih hemat daya dan memiliki suhu kerja yang lebih rendah dibandingkan dengan SSD SATA atau AHCI.

Tak heran jika NVMe semakin populer digunakan dan tersedia di sebagian besar perangkat komputer modern.

Para produsen perangkat penyimpanan data juga terus mengembangkan teknologi NVMe untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi penyimpanan data di masa depan.

Dengan demikian, pengguna akan mendapatkan pengalaman yang lebih baik dan efisien saat menggunakan perangkat penyimpanan data NVMe di komputer mereka.

Generasi SSD NVMe

Versi pertama spesifikasi SSD NVMe diperkenalkan pada tahun 2011 oleh NVM Express, Inc. Sejak itu, teknologi SSD NVMe terus berkembang dan mengalami beberapa revisi spesifikasi. Berikut adalah beberapa generasi SSD NVMe yang pernah ada:

  1. Generasi 1.0 (2011): Versi pertama dari spesifikasi SSD NVMe. Kecepatan transfer data yang ditawarkan adalah hingga 2.5 GT/s per jalur.
  2. Generasi 1.1 (2012): Revisi spesifikasi SSD NVMe dengan penambahan dukungan untuk beberapa pengontrol PCIe dan peningkatan dukungan untuk pengontrol PCIe dengan beberapa antrian.
  3. Generasi 1.2 (2014): Revisi spesifikasi NVMe yang menambahkan fitur-fitur baru seperti dukungan untuk I/O virtualisasi, pengurangan latensi, dan dukungan untuk pengontrol PCIe dengan beberapa fungsi.
  4. Generasi 1.3 (2017): Revisi spesifikasi NVMe yang menambahkan fitur seperti dukungan untuk pengontrol PCIe dengan beberapa jalur, pengurangan latensi, dan dukungan untuk pengontrol PCIe dengan mode jalur asimetris.
  5. Generasi 1.4 (2019): Revisi spesifikasi NVMe yang menambahkan fitur-fitur baru seperti dukungan untuk pengontrol PCIe 4.0, pengurangan latensi, dan dukungan untuk pengontrol PCIe dengan mode jalur ganda.

Bagaimana NVMe Berbeda dari Teknologi SSD Lainnya?

Jadi, pada dasarnya, NVMe adalah teknologi baru dalam transfer data antara perangkat penyimpanan berbasis flash seperti SSD dan komputer Anda. Salah satu perbedaan utama antara NVMe dan SSD tradisional adalah protokol transfer data yang digunakan.

SSD tradisional menggunakan protokol transfer data SATA atau AHCI yang dirancang untuk hard disk drive (HDD), sedangkan NVMe dirancang khusus untuk SSD.

Selain itu, NVMe menawarkan kecepatan transfer data yang lebih tinggi daripada SSD yang menggunakan protokol transfer data SATA atau AHCI.

Baca Juga :  Apa itu RDP? Berikut Fungsi dan Manfaat RDP!

Hal ini berarti perangkat penyimpanan NVMe dapat membaca dan menulis data dengan sangat cepat.

Selain itu, NVMe juga memiliki latensi yang lebih rendah, yang berarti perangkat penyimpanan NVMe dapat mengakses data dengan lebih cepat dan mengurangi waktu tunggu yang diperlukan untuk membaca dan menulis data.

NVMe juga lebih efisien dalam transfer data, sehingga meningkatkan kinerja sistem secara signifikan. Selain itu, NVMe memungkinkan penggunaan paralelisme yang lebih besar dalam transfer data, yang berarti perangkat penyimpanan NVMe dapat mengirim dan menerima data dengan lebih efisien.

Namun, terdapat hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memakai NVMe. Misalnya, NVMe memerlukan slot M.2 atau PCIe pada motherboard Anda, sementara SSD SATA dapat terhubung ke motherboard dengan kabel data SATA biasa.

Jadi, pastikan motherboard Anda memiliki slot M.2 atau PCIe yang tersedia sebelum membeli perangkat penyimpanan NVMe.

Arsitektur SSD NVMe

Jika kita membicarakan arsitektur SSD NVMe, maka kita akan menemukan dua unsur utama yang terlibat di dalamnya: perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software).

Kontroler NVMe dan perangkat penyimpanan flash NAND merupakan perangkat keras yang memainkan peran penting dalam arsitektur SSD NVMe.

Sementara itu, driver NVMe dan antarmuka perangkat lunak (software interface) merupakan perangkat lunak yang memungkinkan sistem operasi untuk berkomunikasi dengan kontroler NVMe dan memaksimalkan keuntungan dari fitur-fitur SSD NVMe.

Kontroler NVMe bertanggung jawab untuk mengontrol dan mengelola operasi baca dan tulis data pada perangkat penyimpanan flash NAND.

Kontroler NVMe juga mengontrol transfer data antara perangkat penyimpanan dan host (komputer) melalui antarmuka PCIe. Driver NVMe memungkinkan sistem operasi untuk berkomunikasi dengan kontroler NVMe dan memanfaatkan fitur-fitur SSD NVMe.

Desain SSD NVMe

Desain SSD NVMe didasarkan pada arsitektur PCIe yang memungkinkan perangkat penyimpanan untuk mengirimkan data secara langsung ke CPU tanpa perlu melalui chipset atau kontroler input/output (I/O) lainnya.

Desain ini memungkinkan SSD NVMe untuk memanfaatkan kecepatan transfer data PCIe yang lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan dengan SSD SATA atau AHCI.

Desain SSD NVMe juga memungkinkan penggunaan lebih banyak jalur (lane) PCIe untuk transfer data, mulai dari 1 jalur hingga 16 jalur tergantung pada model SSD NVMe yang digunakan. Semakin banyak jalur PCIe yang digunakan, semakin tinggi pula kecepatan transfer data yang dapat dicapai.

Selain itu, SSD NVMe juga memiliki faktor bentuk yang berbeda dengan SSD SATA atau AHCI. SSD NVMe biasanya menggunakan faktor bentuk M.2 atau PCIe add-in card, sementara SSD SATA menggunakan kabel data SATA biasa.

Faktor bentuk M.2 memungkinkan SSD NVMe untuk dipasang langsung pada motherboard tanpa perlu kabel data tambahan, sehingga memudahkan instalasi dan menghemat ruang pada sistem.

Komponen Utama SSD NVMe

SSD NVMe bisa disebut sebagai teknologi penyimpanan data terbaru yang banyak mengadopsi teknologi canggih dalam perangkat keras dan perangkat lunak.

Jadi, apa saja komponen utama SSD NVMe yang membuat teknologi penyimpanan data ini semakin cepat dan efisien? Mari kita bahas.

1. Kontroler NVMe

Kontroler NVMe merupakan chip yang berfungsi untuk mengontrol dan mengelola operasi baca dan tulis data pada perangkat penyimpanan flash NAND. Kontroler NVMe juga mengontrol transfer data antara perangkat penyimpanan dan host (komputer) melalui antarmuka PCIe. Kontroler NVMe biasanya terletak di bagian atas PCB (Printed Circuit Board) SSD NVMe.

2. Perangkat Penyimpanan Flash NAND

Perangkat penyimpanan flash NAND adalah tempat penyimpanan data pada SSD NVMe. Perangkat penyimpanan flash NAND biasanya terdiri dari beberapa chip flash NAND yang terpasang pada PCB SSD NVMe.

Jenis flash NAND yang digunakan pada SSD NVMe biasanya adalah 3D NAND Flash, yang memungkinkan penghematan ruang dan meningkatkan kapasitas penyimpanan data.

3. Driver NVMe

Driver NVMe adalah perangkat lunak yang memungkinkan sistem operasi untuk berkomunikasi dengan kontroler NVMe dan memanfaatkan fitur-fitur SSD NVMe. Driver NVMe biasanya sudah terpasang pada sistem operasi modern seperti Windows 10, Linux, dan MacOS.

4. Antarmuka PCIe

Antarmuka PCIe adalah antarmuka yang digunakan untuk mentransfer data antara SSD NVMe dan host (komputer). Antarmuka PCIe memungkinkan transfer data yang lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan dengan antarmuka SATA atau AHCI.

5. PCB (Printed Circuit Board)

PCB (Printed Circuit Board) adalah papan sirkuit yang digunakan untuk menyatukan semua komponen utama dalam SSD NVMe. PCB SSD NVMe biasanya dirancang dengan ukuran yang lebih kecil dan lebih padat dibandingkan dengan PCB SSD SATA atau AHCI.

Keuntungan Menggunakan NVMe

NVMe (Non-Volatile Memory Express) adalah teknologi penyimpanan terbaru yang menyediakan kecepatan transfer data yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan teknologi SSD SATA atau AHCI. Keuntungan menggunakan NVMe antara lain:

1. Mengurangi waktu booting

NVMe dapat mem-booting sistem dengan lebih cepat. Dengan kecepatan transfer data yang lebih tinggi, sistem yang menggunakan NVMe dapat mem-booting dengan lebih cepat dan membuka aplikasi dengan lebih cepat. Ini sangat berguna bagi pengguna yang membutuhkan waktu booting yang cepat dan ingin memulai bekerja dengan lebih cepat.

2. Meningkatkan kinerja sistem

NVMe dapat meningkatkan kinerja sistem dengan sangat signifikan. Dengan kecepatan transfer data yang lebih tinggi dan efisiensi yang lebih baik, sistem yang menggunakan NVMe dapat menjalankan aplikasi yang lebih berat dan memproses data yang lebih besar dengan lebih mudah. Ini sangat berguna bagi pengguna yang membutuhkan kinerja sistem yang lebih cepat dan efisien.

3. Latensi yang lebih rendah

NVMe memiliki latensi yang lebih rendah dibandingkan dengan SSD SATA atau AHCI. Ini berarti perangkat penyimpanan NVMe dapat mengakses data dengan lebih cepat dan mengurangi waktu tunggu yang diperlukan untuk membaca dan menulis data. Hal ini sangat berguna bagi pengguna yang membutuhkan waktu akses data yang cepat dan ingin mengurangi waktu tunggu.

Baca Juga :  Mengenal RAM: Jenis, Fungsi, dan Cara Kerja

4. Hemat daya baterai

NVMe menggunakan teknologi yang lebih hemat daya, yang berarti perangkat penyimpanan NVMe dapat menghemat daya baterai laptop Anda. Selain itu, NVMe memiliki suhu kerja yang lebih rendah dibandingkan dengan SSD SATA atau AHCI, yang dapat membantu menjaga suhu laptop Anda tetap rendah. Ini sangat berguna bagi pengguna yang sering menggunakan laptop mereka dalam waktu yang lama.

5. Kompatibilitas dengan PCIe

NVMe dapat terhubung dengan PCIe, yang memungkinkan perangkat penyimpanan NVMe untuk mengirimkan data lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan dengan SSD SATA.

Hal ini sangat berguna bagi pengguna yang memerlukan kecepatan transfer data yang sangat tinggi, seperti penggunaan aplikasi berat dan pemrosesan video.

Persiapan Sebelum Memasang SSD NVMe

Persiapan Sebelum Memasang SSD NVMe

Sebelum Anda memasang SSD NVMe pada komputer, ada baiknya Anda memastikan bahwa komputer Anda memiliki slot M.2 atau PCIe add-in card yang dapat digunakan untuk memasang SSD NVMe. Pastikan juga motherboard Anda mendukung SSD NVMe.

Langkah-langkah Memasang SSD NVMe

Memasang SSD NVMe pada komputer Anda bukanlah suatu hal yang sulit jika Anda mengikuti langkah-langkah dengan hati-hati. Berikut adalah panduan sederhana untuk memasang SSD NVMe pada komputer Anda:

  1. Matikan komputer dan cabut kabel daya dari stopkontak untuk mencegah listrik yang terhambat.
  2. Buka casing komputer Anda dengan hati-hati. Pastikan jangan sampai merusak komponen lain di dalamnya.
  3. Cari slot M.2 atau PCIe add-in card pada motherboard. Slot M.2 biasanya terletak di dekat slot RAM, sementara slot PCIe add-in card biasanya terletak di dekat slot PCIe yang digunakan oleh kartu grafis.
  4. Pasang SSD NVMe pada slot yang tersedia dengan hati-hati. Pastikan SSD NVMe terpasang dengan rapat dan tidak goyah. Jika menggunakan slot M.2, pastikan kunci M.2 sesuai dengan slot M.2 pada motherboard.
  5. Jika menggunakan slot M.2, pasang sekrup pada SSD NVMe untuk memperkuat koneksi. Sekrup biasanya terletak di dekat slot M.2 pada motherboard.
  6. Pasang kembali casing komputer dan sambungkan kabel daya ke stopkontak.
  7. Hidupkan komputer dan masuk ke BIOS untuk mengkonfigurasi SSD NVMe. Pastikan SSD NVMe terdeteksi oleh BIOS dan atur SSD NVMe sebagai boot drive jika Anda ingin menginstal sistem operasi pada SSD NVMe.

Dengan mengikuti panduan sederhana di atas, Anda sudah berhasil memasang SSD NVMe pada komputer Anda.

SSD NVMe Terbaik

SSD NVMe adalah pilihan yang bagus untuk meningkatkan performa dan kecepatan transfer data pada komputer Anda. Berikut adalah tiga SSD NVMe terbaik yang bisa Anda pertimbangkan:

1. Samsung 970 EVO Plus

ssd nvme Samsung 970 EVO Plus

Samsung 970 EVO Plus adalah SSD NVMe dengan performa tinggi yang menawarkan kecepatan baca dan tulis yang sangat cepat. SSD ini memiliki kapasitas penyimpanan data yang besar dan dilengkapi dengan teknologi pemanas Dynamic Thermal Guard untuk menjaga suhu SSD tetap stabil.

Kelebihan:

  • Kecepatan transfer data yang sangat cepat
  • Kapasitas penyimpanan data yang besar
  • Dilengkapi dengan teknologi pemanas Dynamic Thermal Guard

Kekurangan:

  • Harganya agak mahal

Harga Terbaru:

  • Samsung 970 EVO Plus 250 GB: sekitar Rp. 577.000
  • Samsung 970 EVO Plus 500 GB: sekitar Rp. 745.000
  • Samsung 970 EVO Plus 1 TB: sekitar Rp. 1.343.000
  • Samsung 970 EVO Plus 2 TB: sekitar Rp. 2.212.000

Spesifikasi Teknis Lengkap:

  • Kapasitas Penyimpanan Data: 250 GB, 500 GB, 1 TB, 2 TB
  • Kecepatan Baca/Tulis Maksimum: 3.500 MB/s / 3.300 MB/s
  • Teknologi Koneksi: NVMe 1.3
  • Teknologi Pemanas: Dynamic Thermal Guard
  • Dimensi: 80.15 x 22.15 x 2.38 mm
  • Berat: 8 gram

2. Western Digital Black SN850

ssd nvme Western Digital Black SN850

Western Digital Black SN850 adalah SSD NVMe terbaru dari Western Digital yang menawarkan kecepatan baca dan tulis yang sangat cepat. SSD ini juga dilengkapi dengan teknologi NVMe 1.4 dan PCIe 4.0 untuk meningkatkan kinerja. Western Digital Black SN850 tersedia dalam kapasitas penyimpanan data mulai dari 500 GB hingga 2 TB.

Kelebihan:

  • Kecepatan transfer data yang sangat cepat
  • Dilengkapi dengan teknologi NVMe 1.4 dan PCIe 4.0

Kekurangan:

  • Harganya agak mahal

Harga Terbaru:

  • Western Digital Black SN850 500 GB: sekitar Rp. –
  • Western Digital Black SN850 1 TB: sekitar Rp. 2.800.000
  • Western Digital Black SN850 2 TB: sekitar Rp. 4.210.000

Spesifikasi Teknis Lengkap:

  • Kapasitas Penyimpanan Data: 500 GB, 1 TB, 2 TB
  • Kecepatan Baca/Tulis Maksimum: 7.000 MB/s / 5.300 MB/s
  • Teknologi Koneksi: NVMe 1.4, PCIe 4.0
  • Dimensi: 80.15 x 22.15 x 2.38 mm
  • Berat: 7 gram

3. Seagate FireCuda 520

ssd nvme Seagate FireCuda 520

Seagate FireCuda 520 adalah SSD NVMe dengan kecepatan baca dan tulis yang sangat cepat, dilengkapi dengan teknologi PCIe 4.0 dan kapasitas penyimpanan data mulai dari 500 GB hingga 2 TB. SSD ini juga dilengkapi dengan teknologi pemanas Dynamic Thermal Guard untuk menjaga suhu SSD tetap stabil.

Kelebihan:

  • Kecepatan transfer data yang sangat cepat
  • Dilengkapi dengan teknologi PCIe 4.0
  • Dilengkapi dengan teknologi pemanas Dynamic Thermal Guard

Kekurangan:

  • Harganya agak mahal

Harga Terbaru:

  • Seagate FireCuda 520 500 GB: sekitar Rp. –
  • Seagate FireCuda 520 1 TB: sekitar Rp. 1.850.000
  • Seagate FireCuda 520 2 TB: sekitar Rp. 3.350.000

Spesifikasi Teknis Lengkap:

  • Kapasitas Penyimpanan Data: 500 GB, 1 TB, 2 TB
  • Kecepatan Baca/Tulis Maksimum: 5.000 MB/s / 4.400 MB/s
  • Teknologi Koneksi: PCIe 4.0
  • Teknologi Pemanas: Dynamic Thermal Guard
  • Dimensi: 80.15 x 22.15 x 2.38 mm
  • Berat: 8 gram

Akhir Kata

NVMe adalah teknologi SSD terbaru yang semakin populer di kalangan pengguna komputer. Dibandingkan dengan SSD yang menggunakan protokol transfer data SATA atau AHCI, NVMe menawarkan kecepatan transfer data yang lebih tinggi, waktu booting yang lebih cepat, latensi yang lebih rendah, efisiensi yang lebih baik, dan meningkatkan kinerja sistem secara signifikan.

NVMe dirancang khusus untuk SSD dan memungkinkan penggunaan seluruh potensi dari perangkat penyimpanan berbasis flash tersebut. Sebagai pengguna, Anda dapat mempertimbangkan untuk meng-upgrade sistem Anda dengan perangkat penyimpanan NVMe untuk mempercepat kinerja komputer Anda.

Namun, pastikan untuk memperhatikan spesifikasi komputer Anda dan kompatibilitas dengan perangkat penyimpanan NVMe sebelum melakukan upgrade. Terima kasih telah membaca artikel ini dan semoga bermanfaat!

Baca Juga

Bagikan:

Arga Eryzal Pradinata

Just an Tech Enthusiast :)